Awal jumpa kita itu saat kita ppl di sekolah yang sama, yaitu MTS MUHAMMADIYAH 1 PEKANBARU. awalnya kita belum saling mengenal karena kita di satukan dari beberapa jurusan yang berbeda. saat kita PPL pekanbaru diselimiti oleh putihnya kabit asap.
Aku ingat, awal ppl kamu dekat dengan kawan aku yang satu jurusan karena kalian pernah pergi makan berdua setelah pulang dari sekolah.
Setelah seminggu ppl baru ada sedikit kedekatan diantara kita karena kamu meminta tolong untuk membuatkan kopi kepadaku tiap pagi kalok fitri enggak ada. Sejak itu terkadang kita makan siang bersama bukan berdua juga dengan teman yang lainnya. Disitulah perkenalan dimulai yaitu di bulan oktober 2015.
kita mulaimengerjakan tugas-tugas di sekolah bersama-sama.
goro bersama di lapangan sekolah
bersih-bersih kamar mandi
setelah itu, kita semakin dekat.sampai suatu hari kita bersama teman-teman yang lain pergi ke board game untuk menghilangkan semua masalah dan kendala kita bersama di sekolah itu. kesedihan kita yang selalu tertekan di sekolah, di haruskan tetap datang dan masuk sekolah di saat kabut asap tebal menyelimuti pekanbaru, datang sekolah meskipun siswa libur sekolah.
dari tempat inilah awal kedekatan kita semakin terasa. saat malam itu kamu mengirimkan foto kita itu lewat akun line dan menanyakan kepadaku gimana fotonya? candid y... dengan senang akupun menjawab iya. karenasaat itu belum ada perasaan sedikitpun aku kepadamu. semua masih berjalan seperti pertemanan biasa. hingga suatu hari sepulang sekolah kita bertiga pergi ke J.CO giant nangka untuk sekedar nongkrong dan bercerita-cerita menunggu sore. di saat itulah kita saling bercerita. menceritakan semua hal tanpa ada yang ditutupi. mulai dari cerita percintaan, keluarga, pertemanan, sekolah dan semua hal.
setelahhari itu, akupun merasakan perbedaan yang terjadi pada diriku. aku akui mulai memiliki rasa cinta karena gombalan dan godaan2 kecilmu padaku. aku mulai melihat perhatianmu padaku. tapi saat itu aku mengetahui bahwa kamu sudah memiliki pacar yang bernama mia. sehingga akupun berfikir bahwa perhatianmu padaku hanya perhatian sebagai teman.
hingga kemudian, kita intens berkomunikasi. hampir setiap malam kamu telfon aku walaupun lewat line hingga berjam-jam kita berbicara dan bercerita hal apapun. suatu hari kamu pergi ke Batam untuk menghadiri acara pertandingan volly, aku mensupportmu sebagai teman. sampai kemudian kamu mengirim lagu, menelfon aku, menjadi tempat curhat, dan hubungan yang semakindekat hingga aku lupa status masing-masing kita. "memang bodoh aku -_-"
selama itu kita saling bercerita hingga tanpa sadar kita tertidur dengan telfon yang masih tersambung. salah artikah aku akan perhatianmu??? sungguh aku masih bertanya-bertanya,










0 komentar:
Posting Komentar